Posted in Note from me, Stay cool

Biarkan Pena Itu Menari

Tarian amat indah untuk ditonton. Bagaimana tarian pena pula?

Pena menari mengikut lenggok asli. Lenggok tari pasti menyentuh sang pembaca di sudut hati.

Seperti tertusuk pena itu dihati. Setiap kata ditatap satu persatu. Setiap baris dihayati dengan mata hati.

Ahh… Mengapa mesti pena itu nampak uzur? Kerisauan hati pasti tercetus apakala tiada yang sehebat pena itu.

Saat dibaca tulisan itu, seperti ada sang jejaka meniup seruling bambu.

Indah setiap bait kata.

A. Samad Said saterawan Malaysia.

Advertisements

Author:

Hi, I'm Syida. Hanya blogger biasa dan suka menulis isi hati di sini. Tulis apa yang saya suka dan mahu berkongsi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s